The Power of Lihat Peluang
The Power of Lihat Peluang - Diera yang serba digital, banyak orang jadi males buat
melakukan sesuatu. Apa-apa serba pengen yang instan dan berjalan sendiri. Makan
aja sekarang bisa dianter cuman modal pencet-pencet bisa nih jadi kang pijet.
Yah semoga aja opini saya diatas gk berlarut-larut ya, semoga
ada perubahan setelah baca ini...
Ok pada bagian ini saya mau cerita sesuai dengan headline “The Power of Lihat Peluang”, sok-sok an inggris ya ni penulis.
Biar enak pahaminnya aja sih, “Kekuatan dari Melihat Peluang”.
Hebat banget ya, cuman lihat peluang bisa dapet kekuatan !!
Walau bukan itu maksud sebenernya, bukan tiba-tiba dapet
kekuatan super terus jadi superhero. Iya jadi superhero, superhero bisnis...
wkwk
Lewati bagian diatas, karena hanya basa basi gak
jelas.
Saat itu saya baru lulus SMA atau Sekolah Menengah Atas
bahasa panjangnya, ya kelulusan adalah hari yang dinanti-nanti oleh satu
angkatan. Saya juga menantikan, tapi setelahnya kebingungan. Bingung bukan
karena belum dapet perguruan tinggi, tapi bingung karena apa yang harus
dilakukan mengisi kekosongan hari-hari setelah lulus.
Habis lulus otomatis uang buat jajan juga tidak dapet,
kebingungan pun bertambah. Sambil berfikir gimana caranya ya kalo uang gak
dapet kuota internet apa kabar? Buat weekend apa kabar? Atau uang buat
makan-makan reunian apa kabar?
Apa kabar?
Melihat saya yang terus pusing mikirin hal yang bikin bingung
itu, om saya waktu itu angkat bicara dengan mengajak saya pergi ke salah satu
swalayan. Kurang paham juga apa alasannya membawa saya ke swalayan besar dan
hanya memutarinya saja. Setelah lelah memutari kami berhenti untuk menyegarkan
tenggorakan disalah satu kedai yang ada ditoko tersebut.
Om saya berbincang-bincang sedikit masalah pekerjaannya dan sebagainya. Ditengah perbincangan itu saya menangkap perkataanya tentang kedai yang sedang kami tongkrongi itu. Saat itu saya melihat sebuah peluang didalamnya, ya membangun sebuah kedai. Dan mulai dari sini lah peluang itu coba saya wujudkan.
Dengan bermodal nekat, saya coba ajak beberapa teman untuk berunding tentang apa yang ingin saya kerjakan. Saat itu saya ingin membuka outlet sosis bakar. Beberapa teman coba membantu dengan membuatkan tempat, tapi gagal dikarenakan tidak adanya modal. Saat itu saya berfikir bagaimana caranya peluang itu terwujud dengan sedikit modal.
Ditengah perjalanan saya dalam membangun peluang usaha itu, saya bertemu teman yang sedang merintis usaha juga. Dari sanalah saya melihat adanya sebuah peluang atau kesempatang dengan bekerja sama. kemudian saya memutuskan untuk bekerja sama dengannya dalam hal tempat yang membuat saya tidak kebingungan lagi masalah lokasi. Saat itu saya hanya bermodalkan niat dan dana seadanya yang berjumlah kurang lebih 100rb untuk membeli bahan-bahannya.
Om saya berbincang-bincang sedikit masalah pekerjaannya dan sebagainya. Ditengah perbincangan itu saya menangkap perkataanya tentang kedai yang sedang kami tongkrongi itu. Saat itu saya melihat sebuah peluang didalamnya, ya membangun sebuah kedai. Dan mulai dari sini lah peluang itu coba saya wujudkan.
Dengan bermodal nekat, saya coba ajak beberapa teman untuk berunding tentang apa yang ingin saya kerjakan. Saat itu saya ingin membuka outlet sosis bakar. Beberapa teman coba membantu dengan membuatkan tempat, tapi gagal dikarenakan tidak adanya modal. Saat itu saya berfikir bagaimana caranya peluang itu terwujud dengan sedikit modal.
Ditengah perjalanan saya dalam membangun peluang usaha itu, saya bertemu teman yang sedang merintis usaha juga. Dari sanalah saya melihat adanya sebuah peluang atau kesempatang dengan bekerja sama. kemudian saya memutuskan untuk bekerja sama dengannya dalam hal tempat yang membuat saya tidak kebingungan lagi masalah lokasi. Saat itu saya hanya bermodalkan niat dan dana seadanya yang berjumlah kurang lebih 100rb untuk membeli bahan-bahannya.
Singkat cerita diminggu pertama memang sedikit
penjualan, bahkan pernah tidak ada penjualan sama sekali. Tapi saya masih yakin
kalo apa yang saya kerjakan dengan sungguh-sungguh pasti akan indah ahkirnya. Waktu itu marketing atau pemasaran yang saya pakai lewat story di instagram. Hasilnya cukup lumayan.
Dua minggu berlalu outlet kami makin ramai oleh pembeli, saya
merasa bahagia karena apa yang saya perjuangkan dengan sungguh-sunguh dapat
berhasil. Dan kurang dari 2 bulan omset penjualan menembuas 1 juta, ini
merupakan reward tersendiri bagi saya. Karena hanya lewat sebuah peluang kecil,
saya dapat mewujudkan apa yang jadi pertanyaan saya diawal.
Dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya pun banyak sekali
peluang, hanya terlewat oleh kita. Peluang datang lewat masalah-masalah yang
sering kita hadapi. Saat itu masalah yang dialami oleh om saya adalah tidak
adanya kedai makanan cepat saji di perumahan. Dari masalah itulah saya berhasil
melihat sebuah peluang yang apabila dijalankan dengan sungguh-sungguh dapat
berhasil.
Jadi, jeli lah dalam melihat sebuah peluang yang ada. Lihat
sedikit langsung eksekusi - The Power of Lihat Peluang.
Ok, semoga artikel The Power of Lihat Peluang diatas dapat menambah semangat Anda ya...
Jadi peluang seperti apa yang pernah Anda temui? Tulis di
kolom komentar ya.. J J
The Power of Lihat Peluang
Reviewed by Panji Tektok
on
February 04, 2019
Rating:
Reviewed by Panji Tektok
on
February 04, 2019
Rating:






Good..
ReplyDelete