5 Alasan Kamu Harus Jadi Orang yang Realistis di Usia 20-an
Sederhananya, didunia ini udah gk ada yang gratis. Nahkan sekarang nafas aja dijual hehe...
Oke balik lagi bersama saya si otot kawat, tulang besi Gatot Kaca.
Saat ini usia saya menginjak kepala 20 tahunan tepatnya 22 tahun deh biar gak benasaran. Menginjak usia kepala dua terkadang membuat saya tersadar akan arti sebuah beban. Dan Tak jarang yang disebut sebagai beban itu terus saja menghantui saat berproses menjalani kehidupan. Ada yang ngalamin juga gak? Semoga saja sih ada ya, biar tulisan ini saya lanjutin...
Tetapi semakin tua semakin harus bijak untuk menyikapi setiap beban yang mulai bermunculan. Seringkali dibuat kebingungan bagaimana bersikap saat badai cobaan datang menerjang dan menggoyahkan prinsip serta impian.
Balik lagi saya tanya jika kamu merasakan gejala tersebut maka disini saya ingin kasih tahu sesuatu bahwa belajar menjadi orang yang realistis akan membantu kamu bersikap bijak saat beban itu datang. Oke simak ya 5 alasan yang usudah saya rangkum untuk menjadi orang yang realistis akan membuat hidupmu lebih bahagia!
1. Kamu akan paham jika setiap usaha itu butuh sebuah pengorbanan
Sama halnya dengan mengejar cinta. Setiap ingin mendapatkan sesuatu butuh yang namanya pengorbanan sob. Setiap orang pasti mempunyai impian dan cita-cita yang diidam-idamkan sejak lama dan berharap akan terwujud suatu saat nanti.
Tetapi tanpa usaha, semua cita-cita itu hanya akan menjadi mimpi belaka sob. Usaha untuk mewujudkan impian atau cita-cita selalu dibarengi dengan pengorbanan yang sepadan. Jika kamu tidak realistis maka kamu akan selalu mengeluh terhadap usaha yang kamu keluarkan untuk mimpimu, sedangkan pada kenyataannya pengorbanan selalu dibutuhkan dalam setiap langkah yang kamu jalani.
2. Menyadarkanmu bahwa perubahan adalah sebuah kepastian
Ada pepatah yang mengatakan bahwa yang pasti di dunia ini adalah sebuah perubahan. Menjadi seorang yang selalu siap menerima perubahan adalah tantangan mental yang wajib kamu miliki saat menginjak usia-usia dua puluhan. Ingat tidak ada yang abadi di dunia ini, hal ini juga berlaku untuk beban yang sedang kamu emban saat ini.
Semua pasti akan berlalu kok, tetapi jangan sampai perubahan yang terjadi dalam hidup mu berlalu begitu saja. Oleh karenanya dengan menjadi seorang yang sedikit lebih realistis akan menjadikan kamu orang yang penuh persiapan untuk menghadapi perubahan.
3. Menjadi realistis membantu kamu kenali potensi diri
Berada di usia-usia dua puluhan sarat akan krisis jati diri dan kesulitan dalam menemukan potensi yang ada dalam diri. Banyak yang bertanya apa sih sebenarnya potensi atau kelebihan dalam dirinya sendiri. Menjadi realistis berarti kamu bisa mengidentifikasi apa saja kelebihan dan kekurangan di dalam dirimu. Kamu akan banyak mengenali hal-hal apa saja yang sering lakukan dan benar-benar kamu sukai dan tidak ragu untuk menggali potensi tersebut lebih dalam lagi.
Jadi ada manfaatnya juga kan untuk potensi diri!!
4. Kamu manusia biasa, jangan lakukan semua karena itu mustahil
Banyak orang yang cenderung ingin bisa mengerjakan apa saja. Faktanya multitasking adalah mitos. Kamu sulit mengerjakan banyak hal dalam waktu yang bersamaan. Kamu harus realistis terhadap sesuatu yang kamu kerjakan.
Mengerjakan banyak hal justru akan membuat kamu kesulitan untuk fokus dan hanya mengerjakan semuanya setengah-setengah saja atau lebih buruknya semua akan berantakan.
Jika kamu realistis terhadap satu hal yang kamu kerjakan maka kamu akan bersungguh-sungguh mengejar apa yang sudah menjadi tujuanmu dan bisa mengerjakan dengan maksimal
5. Menerima diri sendiri merupakan keharusan
Hal yang sering terjadi saat menginjak usia kepala dua adalah membandingkan proses diri sendiri dengan proses orang lain. Seringkali hal tersebut membuat frustasi dan berujung menyalahkan diri sendiri hingga mengakui bahwa dirinya tidak memiliki kelebihan sama sekali.
Jika kamu merasakan itu maka cobalah menjadi realistis bahwa semua diciptakan lengkap dengan kelebihan beserta kelemahan.
Menerima apa yang ada pada diri sendiri merupakan sikap realistis paling penting yang harus kamu lakukan. Karena dengan menerima apa yang ada pada diri sendiri kamu akan menjadi orang yang lebih mudah mensyukuri apa yang diberikan oleh Sang Pencipta.
Menjadi realistis akan menjadikan kamu pribadi yang menerima realita dan bukan hidup di dalam bayangan yang tidak nyata.
Terima Kasi, Semoga bermanfaat ya.
5 Alasan Kamu Harus Jadi Orang yang Realistis di Usia 20-an
Reviewed by Panji Tektok
on
November 22, 2019
Rating:
Reviewed by Panji Tektok
on
November 22, 2019
Rating:


No comments: