5 Alasan Logis Kenapa Kamu Merasa Tidak Senang Melihat Sahabat Sukses

5 Alasa Logis Kenapa Kamu Merasa Tidak Senang Melihat Sahabat Sukses




Halo, balik lagi bersama si otot kawat, tu;lang besi Gatot Kaca.
Siapa nih disini yang punya sahabat ?
Acung jarinya.
hehe, nah bagi kamu yang punya sahabat. Disini saya mau berbagi sedikit pengalaman tentang sahabat. Jadi saya pernah memiliki sahabat, sejak kecil selalu bersama hingga mendapat pekerjaan ditempat yang sama. Kami sangat senang karena masing-masing dari kami mendapat tempat yang sesuai dengan passion kami.

Namun, suatu ketika sahabat saya ini mendapat promosi dan harus pergi untuk ditempatkan ditempat yang lebih baik dengan posisi yang juga bagus.

Perasaan iri dan marah pasti akan bertebanganan di dalam diri kamu saat seseorang yang bersama dengan kamu sejak kecil bisa lebih baik dan mendapatkan promosi. Saya sendiri bahkan mengakui, kadang ada perasaan tidak nyaman saat melihat sahabat selangkah lebih maju daripada diri sendiri. Bahkan tak jarang, bila perasaan tak nyaman saat melihat kesuksesan sahabat ini lebih hebat daripada saat melihat orang yang kamu benci mendapatkan nasib mujur.

Padahal selama ini kamu juga mati-matian memotivasi dan menemani sahabatmu berjuang. Lantas apa yang melatarbelakangi hal tersebut? Berikut penjelasannya.

1. Kamu menganggap hal tersebut sebagai indikasi bahwa kamu sudah tertinggal 



Harus diakui, walaupun kamu menunjukkan suka cita saat sahabat mendapatkan nasib baik, tapi kadang terselip perasaan iri dan merasa bahwa kamu sebenarnya sudah tertinggal selangkah dari sahabat yang menjadi teman berjuang bersama. Sama seperti saat saya merayakan acara ketika dipromosikan dan hal ini yang kemudian membuat menjadi was-was dan merasa buruk.

2. Kamu takut kesuksesannya akan mengubah segalanya




Mungkin juga sebenarnya kamu khawatir jika kesuksesan yang ia raih akan membuatnya berubah sekaligus mengubah segalanya. Padahal bagaimanapun juga, hidup akan terus berubah, satu-satunya hal yang dapat kamu lakukan adalah beradaptasi dengan perubahan tersebut.


3. Sifat dasar manusia yang senang berkompetisi




Sebagai makhluk yang senang berkompetisi, wajar jika kamu hampir selalu membandingkan dirimu dengan sahabatmu, termasuk dalam hal pencapaian. Sifat ini pula yang akhirnya membuat kamu merasa tidak nyaman jika pada suatu titik sahabatmu memiliki pencapaian yang lebih daripada kamu.

Dalam suatu penelitian mengenai kebiasaan membandingkan dan efeknya terhadap jaringan sosial serta depresi yang diterbitkan dalam jurnal Personality and Individual Differences, didapat hasil bahwa sifat suka membandingkan erat kaitannya dengan harga diri dan gejala depresi. Efek ini dipengaruhi oleh optimisme dan efeknya lebih kuat dirasakan oleh individu dengan optimisme rendah.

4. Kamu merasa kamulah yang pantas mendapatkannya




Kamu memiliki cita-cita yang sangat ingin kamu realisasikan, dan merasa sudah berusaha keras untuk mewujudkannya. Tapi yang terjadi adalah sahabatmu yang justru mendapatkan nasib mujur itu. Wajar sebenarnya jika kamu kemudian merasa kecewa.

Tapi percayalah, hasil tidak pernah mengkhianati usaha. Mungkin di balik sikap temanmu yang terlihat santai, ceria, dan menghibur, dia sebenarnya berusaha mati-matian untuk mendapat apa yang ia miliki sekarang.

5. Kamu khawatir kesuksesannya akan membuat kamu kehilangan dirinya



Kamu beranggapan bahwa kesuksesannya akan menciptakan jarak dalam hubungan kalian yang lama-kelamaan akan membuat kalian saling menjauh. Padahal sebenarnya, satu-satunya akar masalah dari hal tersebut adalah kamu merasa rendah diri, dan percayalah, perasaan seperti ini yang akan membuat kamu menjauh terlebih dahulu.

Merasa iri melihat sahabat meraih kesuksesan adalah hal yang wajar, tapi jangan biarkan perasaan tersebut menguasai dirimu dan merusak hubungan baik kalian. Terlebih, sahabat yang baik seharusnya senantiasa mendukung dan ikut senang melihat sahabatnya berhasil.
5 Alasan Logis Kenapa Kamu Merasa Tidak Senang Melihat Sahabat Sukses 5 Alasan Logis Kenapa Kamu Merasa Tidak Senang Melihat Sahabat Sukses Reviewed by Panji Tektok on November 12, 2019 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.