NIKAH MUDA ITU PILIHAN
Memilih untuk nikah muda itu tidak lah
salah, tidak lah sulit jika memang sudah memiliki kesiapan yang matang.
Namun nikah muda memiliki banyak tantangan
- Tantangan rumah tangga yang begitu besar pastinya. Dengan memilih untuk nikah muda harus extra mengejar materi hidup yang lebih matang dan lebih luas. Karena sejatinya umur kita blm sampai namun harus mengejar ilmu-ilmu dunia tentang kehidupan. Terlebih lagi menikah adalah menyatukan 2 insan yang berbeda. Yang pastinya kita juga harus bisa dan mengerti untuk menjaga dan merawat orang lain yang tidak memiliki ikatan darah dengan kita.
- Harus siap dengan omongan orang yang masih mengganggap "nikah muda ? Pasti udh kecelakaan ini". kecelakaan yang di maksud adalah hamil di luar nikah. Karena berdasarkan hasil observasi singkat saya pada beberapa orang yang saya temui di kampung saya khususnya, mereka masih sangat tabu dengan hal sexual. Mereka menganggap jika nikah muda adalah hanya untuk orang-orang yang notabennya "nakal" dan menanggap bahwa orang tersebut tidak memiliki masa depan dan akhirnya memutuskan untuk menikah saja.
- Nikah muda harus siap untuk menjadi lebih dewasa dari umur. Harus pandai mengolah keuangan dan usaha. Harus mampu mengolah pikiran dalam membuka usaha. Karena dengan menikah muda di umur yang mungkin masih terbilang muda 22 tahun, dan hanya lulusan S1 peluang untuk memiliki pekerjaan di sebuah perusahaan atau menjadi PNS sangat sulit di zaman sekarang ini. Karena banyaknya para lulusan sarjana yang hingga sekarang pun masih banyak yang menganggur. Sehingga dengan menikah muda harus bisa mengolah pikiran untuk membuka usaha. Karena kehidupan kita bukan lah lagi bergantung dengan orang tua, melainkan kita harus merawat diri kita sendiri dan orang lain.
Oleh karena itu, menikah muda harus mampu
melewati hal-hal di atas. Namun, dengan menikah muda ladang pahala yang kita
dapatkan jauh lebih besar dari pada orang2 yang masih sendiri. Menikah muda
juga ada positifnya kok. Apa? Bagi saya dengan menikah selain mendapat pahala
seumur hidup, menghindari dosa, juga kita dapat saling bekerja sama dengan
pasangan kita. Kita bisa bertukar pikiran untuk memajukan dan mensukseskan diri
dan bisa saling bekerja sama untuk membahagiakan kedua orang tua kita masing2.
Banyak hal yang tentunya bisa kita lakukan bersama2 tanpa ada batasan apapun.
Enaknya nikah muda juga bagi anak-anak nantinya
akan lahir dan tumbuh tidak beda jauh umurnya dengan kita. Tentu akan membuat
anak kita menjadi lebih dekat dengan kita karena memiliki orang tua yang masih
begitu muda.
Banyak orang orang yang saya lihat sukses
dalam nikah muda. Oh ya fakta lain membuktikan bahwa sadar gak kalo orang tua
kita pada zaman dahulu diumurnya yang sangat muda yaitu umur 14 15 17 tahun
sudah memutuskan untuk nikah dan alhamdulillah masih awet hingga sekarang.
Tarus kalo ada yang jawab "ya iya lah zaman dulu dengan zaman sekarang kan
beda. Zaman sekarang tuh harus merubah anak-anak bangsa jadi lebih cerdas,
karir yang utama"
"Emang ngejar karir bersama pasangan
gak bakal bisa sukses?"
Bisa kok tenang saja, asal ada niat dan
kemauan tinggi.
Udah nikah tapi masih menempuh pendidikan
kuliah bisa kok teman2. Udah nikah dan kerja bisa kok.
"Tapi kebanyakan perusahaan menolak
karyawannya yang udah nikah. Kebanyakan menerima karyawan yang masih
single"
Aduhhhh berekspektasi pekerjaan kok hanya
sebatas karyawan. Jadi seorang bos dong. Yang ngediriin perusahaannya dong,
yang membuat peraturannya dong, jangan kok malah jadi karyawannya.
Apapun bisa di lakukan teman2.
Tapi pesan saya jangan sekali kali kalian
nikah muda karena karena udah "ngebet" atau "kecelakaan".
Menikah muda itu pilihan masing2 orang,
tergantung bagaimana saja kalian menyikapi dan mengambil tindakan untuk masa
depan kalian selamanya.
Author :Niken S. A
Reviewed by Panji Tektok
on
November 27, 2020
Rating:


No comments: